Ruko Soho Manhattan, Jl. M.H. Thamrin No.8 PIK 2, Kosambi Bar., Kec. Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten 15213, Indonesia
Ozempic adalah obat injeksi mingguan dengan resep dokter yang mengandung semaglutide untuk membantu kontrol gula darah pada diabetes tipe 2 dan terbukti secara klinis menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan.
Ingin turunkan berat badan dan jaga gula darah dengan aman? Dapatkan penanganan profesional dari dokter spesialis berpengalaman. Hubungi Klinik Utama GLOJAS Indonesia sekarang untuk konsultasi gratis!
























Ozempic adalah obat suntik subkutan (bawah kulit) sekali seminggu yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Denmark, Novo Nordisk. Zat aktif di dalamnya adalah Semaglutide, sebuah agonis reseptor GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1) yang meniru hormon alami tubuh untuk meregulasi gula darah dan mengontrol rasa lapar.
Kisaran harga Ozempic di apotek dan klinik resmi Indonesia berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000 per pen, dan obat ini wajib dibeli menggunakan resep dokter karena termasuk dalam kategori obat keras (lingkaran merah huruf K).
Ozempic legal dan terdaftar resmi di BPOM Indonesia. Anda bisa mengecek orisinalitas produk ini melalui aplikasi BPOM Mobile dengan detail registrasi sebagai berikut:
Nomor Registrasi: DKI1951900143A1 (atau variasi sub-no berdasarkan dosis pen).
Pendaftar: PT Novo Nordisk Indonesia.
Status Kontrol: Obat Keras (Wajib Resep Dokter).
Ozempic hadir dalam satu bentuk pena injeksi (pre-filled pen), namun dosisnya disesuaikan melalui pengaturan putar (dial) pada pen:
Ozempic 0.25 mg & 0.5 mg: Digunakan pada fase awal (initiation) untuk mengadaptasi tubuh terhadap efek samping gastrointestinal. Satu pen biasanya berisi cairan untuk total dosis kumulatif 2 mg.
Ozempic 1 mg: Digunakan sebagai dosis pemeliharaan (maintenance) bagi pasien yang membutuhkan kontrol glikemik atau penurunan berat badan yang lebih kuat.
| Varian Dosis Pen | Kisaran Harga di Indonesia (2026) | Estimasi Pemakaian |
| Ozempic 0.25 mg / 0.5 mg | Rp1.500.000 – Rp2.100.000 | 4 hingga 6 kali suntik |
| Ozempic 1 mg | Rp2.300.000 – Rp3.200.000 | 4 kali suntik |
Semaglutide bekerja langsung pada area hipotalamus di otak yang mengatur rasa kenyang dan lapar. Obat ini mengaktifkan sinyal kenyang, sehingga secara signifikan menekan nafsu makan (appetite suppressant) dan mengurangi keinginan untuk memakan camilan (craving).
Stimulasi Insulin: Merangsang pankreas melepaskan insulin hanya saat kadar glukosa darah tinggi.
Supresi Glukagon: Menurunkan produksi glukagon untuk mencegah hati melepaskan gula berlebih.
Memperlambat Pengosongan Lambung (Gastric Emptying): Makanan bertahan lebih lama di dalam lambung, memicu rasa kenyang yang bertahan berjam-jam setelah makan.
Berdasarkan data global dari Semaglutide Treatment Effect in People with Obesity (STEP Trials), penggunaan Semaglutide dosis tinggi (setara zat aktif dalam Ozempic/Wegovy) menunjukkan hasil yang masif:
Rata-rata partisipan mengalami penurunan berat badan hingga 14.9% – 15.3% dari berat badan awal dalam periode 68 minggu.
Terjadi perbaikan signifikan pada profil tekanan darah, kadar kolesterol, dan sensitivitas insulin.
Minggu 1 s.d 4: Dosis wajib dimulai dari 0.25 mg sekali seminggu. Dosis rendah ini murni bertujuan untuk meminimalkan risiko mual dan muntah, bukan untuk target langsung penurunan berat badan.
Minggu 5 s.d 8: Dosis dinaikkan menjadi 0.5 mg sekali seminggu.
Minggu 9 dan Seterusnya: Jika kontrol gula darah atau penurunan berat badan belum optimal, dokter dapat menaikkan dosis ke dosis maksimal 1 mg sekali seminggu.
Lokasi Suntikan: Disuntikkan ke lapisan lemak tepat di bawah kulit (subkutan) pada area perut (minimal 5 cm dari pusar), paha depan, atau lengan atas.
Waktu: Sekali seminggu, pada hari yang sama setiap minggunya. Boleh disuntikkan sebelum atau sesudah makan, jam berapa saja.
Penyimpanan: Pen yang belum dibuka wajib disimpan di dalam kulkas (suhu 2°C–8°C). Pen yang sedang digunakan bisa disimpan di suhu ruang (di bawah 30°C) dan bertahan selama 56 hari.
Karena kerjanya yang memperlambat lambung, efek samping pencernaan sangat sering terjadi pada awal pemakaian:
Mual dan muntah (terutama 1–2 hari pasca suntikan).
Diare atau sebaliknya konstipasi (sembelit) parah.
Dispepsia (sakit maag) dan sering bersendawa.
Sakit kepala dan kelelahan (fatigue).
Kontraindikasi mutlak penggunaan Ozempic meliputi:
Riwayat keluarga atau pribadi dengan Karsinoma Tiroid Medular (MTC) atau Sindrom Neoplasia Endokrin Multiper tipe 2 (MEN 2).
Riwayat penyakit Pankreatitis Akut.
Wanita hamil, menyusui, atau yang merencanakan kehamilan dalam waktu 2 bulan ke depan.
Penderita diabetes tipe 1 (Ozempic hanya untuk tipe 2).
Konsumsi alkohol berlebih saat menggunakan Ozempic dapat memicu hipoglikemia ekstrem (kadar gula darah drop drastis di bawah normal) karena alkohol menghambat organ hati melepaskan glukosa, yang ditandai dengan gejala pusing, gemetar, hingga pingsan.
Semua perawatan ditangani dokter berlisensi dengan prosedur aman.
Memadukan estetika dan medis untuk hasil natural dan proporsional.
Menggunakan laser dan alat medis orisinal bersertifikat internasional.
Rencana perawatan personal dengan standar keamanan ketat.
Fokus pada hasil segar, tidak berlebihan, dan tahan lama.
Klinik terpercaya dengan rekam jejak lebih dari 30 tahun di Asia.