Kalian tahu nggak sih, banyak orang yang setiap pagi harus “berjuang” di depan cermin hanya untuk menggambar alis supaya terlihat lebih penuh?
Awalnya mungkin cuma sedikit tipis. Lama-lama jadi kebiasaan: nggak percaya diri kalau keluar rumah tanpa pensil alis. Tapi pernah nggak terpikir, kenapa alis bisa jadi tipis seperti itu?

Padahal, alis yang sehat seharusnya bisa tumbuh dengan cukup tebal secara alami. Kalau sekarang terlihat jarang atau tidak merata, biasanya ada penyebab yang sering tidak disadari.
Terlalu Sering Mencukur Alis
Kebiasaan mencabut alis untuk membentuk shape memang umum dilakukan. Tapi kalau terlalu sering, efeknya bisa permanen.
Menurut buku “Hair and Scalp Disorders: Medical, Surgical, and Cosmetic Treatments” (2017) oleh Rodney Sinclair, folikel rambut yang terus-menerus mengalami trauma bisa melemah dan akhirnya berhenti tumbuh.
Itulah sebabnya, banyak orang yang dulu rajin mencabut alis akhirnya mengalami alis yang semakin tipis dan sulit tumbuh kembali.
Faktor Genetik
Tidak semua orang memiliki ketebalan alis yang sama.
Menurut buku “The Biology of Hair Growth” (2013) oleh Thomas B. Fitzpatrick, faktor genetik sangat memengaruhi kepadatan rambut, termasuk alis. Jika dari keluarga memang memiliki alis yang tipis, kemungkinan besar kondisi tersebut juga akan diturunkan.
Inilah yang membuat sebagian orang sudah mencoba berbagai cara, tapi tetap sulit mendapatkan alis yang tebal secara alami.
Kekurangan Nutrisi
Alis juga bagian dari rambut, sehingga membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan sehat.
Dalam buku “Nutrition and Hair Loss: The Role of Diet in Hair Health” (2019) oleh Dr. William Rassman, dijelaskan bahwa kekurangan nutrisi seperti biotin, zat besi, dan protein dapat menyebabkan rambut menjadi tipis dan mudah rontok.
Jika tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, pertumbuhan alis juga akan terpengaruh.
Penggunaan Makeup yang Terlalu Kasar
Menggambar alis setiap hari sebenarnya tidak masalah. Tapi cara membersihkannya sering jadi masalah.
Menurut buku “Milady Standard Cosmetology” (2016), gesekan yang terlalu keras saat menghapus makeup bisa merusak akar rambut, terutama pada area sensitif seperti alis.
Jika dilakukan setiap hari, kebiasaan ini bisa membuat alis semakin tipis tanpa disadari.
Perubahan Hormon
Hormon juga memainkan peran penting dalam pertumbuhan rambut, termasuk alis.
Menurut buku “The Science of Hair Care” (2018) oleh Dr. David Kingsley, ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan menyebabkan penipisan.
Pada beberapa kasus, seperti gangguan tiroid, alis bahkan bisa menipis di bagian luar tanpa disadari.
Stres dan Gaya Hidup
Stres tidak hanya memengaruhi rambut di kepala, tetapi juga alis.
Dalam buku “Hair Care: An Illustrated Dermatologic Handbook” (2009) oleh Zoe Diana Draelos, stres dapat memicu kerontokan rambut sementara, termasuk pada area alis.
Gaya hidup seperti kurang tidur, pola makan tidak teratur, dan tekanan mental juga bisa memperburuk kondisi ini.