Ruko Soho Manhattan, Jl. M.H. Thamrin No.8 PIK 2, Kosambi Bar., Kec. Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten 15213, Indonesia

Subcision Indonesia

Bopeng & Jaringan Parut Bisa Rata Tanpa Operasi Dengan Subcision

Subcision Wajah adalah prosedur perawatan kulit dengan tindakan medis khusus untuk melepaskan ikatan jaringan ikat, menyamarkan bopeng, dan meratakan jaringan parut guna mendapatkan tekstur kulit lebih halus, mulus, dan sehat. Ingin kulit tampak lebih mulus bebas bopeng dengan aman? Dapatkan penanganan profesional dari dokter spesialis berpengalaman. Hubungi Klinik Utama GLOJAS Indonesia sekarang untuk konsultasi gratis!

award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award
award

Apa Itu Subcision?

Subcision adalah prosedur kecantikan non-bedah yang menggunakan tindakan medis khusus (seperti jarum khusus atau kanula) untuk melepaskan ikatan jaringan ikat di bawah kulit. Tujuannya adalah mengangkat area yang cekung, menyamarkan bopeng, serta mengembalikan kerataan tekstur kulit yang rusak akibat jaringan parut. Perawatan ini sangat efektif untuk memperbaiki tekstur wajah (seperti bekas jerawat mendalam atau bopeng), menyamarkan lekukan parut statis, dan meratakan permukaan wajah agar tampak lebih segar dan mulus.

Cara Kerja Subcision untuk Kulit Wajah

Pelepasan Jaringan Ikat (Subsis): Dokter memasukkan jarum atau kanula khusus secara horizontal ke bawah kulit untuk memotong ikatan jaringan parut yang menarik permukaan kulit ke dalam.

Mengangkat Area Bopeng: Setelah ikatan jaringan ikat terputus, dasar kulit yang tadinya cekung atau bopeng (seperti bekas jerawat) akan langsung terangkat naik ke permukaan.

Memicu Penyembuhan Luka: Proses pelepasan ini menciptakan luka terkontrol di bawah kulit, memicu respons alami tubuh untuk mengalirkan darah dan nutrisi ke area target.

Menyamarkan Jaringan Parut: Kulit yang terbebas dari tarikan di bawahnya otomatis merata secara halus, sehingga tekstur bopeng dan lekukan parut di permukaan wajah tersamarkan.

Merangsang Kolagen Alami: Proses penyembuhan di bawah kulit memicu pembentukan jaringan ikat dan kolagen baru yang mengisi ruang kosong secara permanen untuk jangka panjang.

Lama Satu Sesi Subcision

Satu sesi perawatan memakan waktu sekitar 45 hingga 60 menit. Waktu ini sebagian besar digunakan untuk menunggu reaksi krim anestesi topikal (mati rasa) selama 30–45 menit, sedangkan tindakan medis subcision hanya berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit.

Kisaran Biaya Subcision Tunggal (Per Sesi) di Indonesia

Kategori Tindakan / AreaKisaran Biaya Per Sesi (Rp)Keterangan
Subcision Lokal / Per TitikRp150.000 – Rp500.000Cocok untuk pasien yang hanya memiliki 1 hingga beberapa bekas luka (tethered/rolling scar) yang dalam secara spesifik.

Subcision Area Parsial


(Misal: Hanya Pipi Kanan/Kiri)

Rp600.000 – Rp1.200.000Ditujukan untuk penyebaran bekas jerawat yang terfokus pada satu bagian wajah saja.

Subcision Full Face


(Seluruh Area Wajah)

Rp1.500.000 – Rp3.000.000Tindakan menyeluruh untuk melepaskan jaringan ikat di seluruh area wajah yang mengalami bopeng.

Hasil Subcision Before After Pasien

Kapan Hasil Terlihat Maksimal

Efek bopeng yang terangkat dan permukaan kulit yang lebih rata langsung terlihat sesaat setelah tindakan selesai. Namun, hasil akhir yang paling halus dan maksimal baru akan terlihat nyata dalam kurun waktu 1 hingga 2 bulan, seiring dengan proses pembentukan kolagen baru dan setelah sisa pembengkakan atau memar pasca-tindakan benar-benar reda sepenuhnya.

Berapa Kali Treatment untuk Bopeng

  • Koreksi Ringan: Membutuhkan 1 hingga 2 sesi perawatan untuk meratakan bopeng dangkal atau jaringan parut yang tidak terlalu luas.
  • Koreksi Dalam (Severe): Memerlukan 3 hingga 6 sesi rutin (dilakukan secara berkala setiap beberapa minggu), dan sering kali perlu dikombinasikan dengan tindakan microneedling (seperti Dermapen/Dermaroller) atau laser CO2 fractional untuk hasil perbaikan tekstur kulit yang maksimal.

Efek Samping dan Pantangan Microneedling

Kemerahan dan Downtime Berapa Hari

  • Hari 1-3: Wajah akan mengalami kemerahan (erythema) seperti terbakar matahari ringan disertai rasa kencang.

  • Hari 3-5: Terjadi pengelupasan kulit halus (micro-peeling) yang merupakan tanda normal dari proses regenerasi sel kulit mati.

Kondisi Kulit yang Tidak Boleh Microneedling

  • Memiliki infeksi aktif seperti herpes wajah atau kutil.

  • Mengalami eksim, psoriasis, atau penyakit rosacea yang sedang kambuh.

  • Memiliki riwayat pertumbuhan luka keloid.

  • Sedang mengonsumsi obat jerawat minum turunan vitamin A (isotretinoin) dalam 6 bulan terakhir.


Microneedling vs Laser CO2

Beda Rasa Sakit dan Pemulihan

  • Microneedling: Rasa sakit minimal karena dibantu krim anestesi. Downtime relatif singkat (2–3 hari) dan risiko hiperpigmentasi (kulit menghitam) sangat rendah.

  • Laser Fractional CO2: Menggunakan energi panas laser sehingga sensasi perih lebih menyengat. Downtime lebih panjang (5–7 hari) disertai pembentukan kerak atau koreng tipis pada wajah.

Mana Cocok untuk Bekas Jerawat

  • Pilih Microneedling jika Anda mencari perawatan bopeng dengan budget terjangkau, pemulihan cepat, atau memiliki tipe kulit gelap yang sensitif terhadap energi panas.

  • Pilih Laser CO2 jika fokus utama Anda adalah meratakan bopeng jenis ice-pick scar (bopeng dalam yang menyempit seperti tertusuk es).

Kenapa Memilih Klinik Utama GLOJAS Jakarta

Dokter Spesialis

Semua perawatan ditangani dokter berlisensi dengan prosedur aman.

Berbasis Sains

Memadukan estetika dan medis untuk hasil natural dan proporsional.

Teknologi Teruji

Menggunakan laser dan alat medis orisinal bersertifikat internasional.

Protokol Aman

Rencana perawatan personal dengan standar keamanan ketat.

Hasil Alami

Fokus pada hasil segar, tidak berlebihan, dan tahan lama.

Pengalaman 30+ Tahun

Klinik terpercaya dengan rekam jejak lebih dari 30 tahun di Asia.

FAQs Tentang Subcision

Subcision adalah tindakan medis minor non-bedah untuk mengatasi bopeng jerawat (terutama tipe rolling scar). Prosedur ini menggunakan jarum khusus yang dimasukkan di bawah permukaan kulit untuk memotong jaringan ikat (fibrotik) yang menarik kulit ke bawah, sehingga dasar bopeng dapat terangkat kembali ke permukaan.
Rasa sakit saat prosedur sangat minimal dan dapat ditoleransi dengan baik. Sebelum tindakan, area wajah akan diberikan krim anestesi topikal (kebas) dan sering kali disertai dengan injeksi anestesi lokal langsung di area bopeng untuk memastikan kenyamanan maksimal selama proses penyayatan jaringan ikat.
Downtime subcision umumnya berkisar antara 3 hingga 7 hari. Efek samping yang normal terjadi adalah pembengkakan, kemerahan, serta lebam keunguan (hematoma) di area bekas tindakan. Lebam ini merupakan tanda baik karena darah yang terkumpul di bawah bopeng membantu merangsang pembentukan kolagen baru.
Jumlah sesi bervariasi tergantung pada kedalaman dan keparahan bopeng, biasanya berkisar antara 3 hingga 6 sesi dengan jarak 4-6 minggu antar sesi. Hasil perbaikan bopeng dari subcision bersifat permanen karena jaringan ikat yang telah dipotong tidak akan menyatu kembali.
Sangat disarankan. Subcision sering kali dikombinasikan dalam satu sesi dengan treatment lain seperti Microneedling/PRP, Laser Fractional CO2, atau Skin Booster. Kombinasi ini bekerja sinergis: subcision melepaskan ikatan di bawah kulit, sementara treatment lain merangsang kolagen dari atas untuk hasil yang jauh lebih optimal.