3 Jenis Chemical Peels: Kalau Salah Bisa Merusak Kulit!
Perawatan kulit terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit. Salah satu treatment yang semakin populer di klinik estetika adalah chemical peels. Prosedur ini dikenal efektif membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi jerawat, menyamarkan noda hitam, hingga membuat wajah terlihat lebih cerah.
Namun, tidak semua chemical peel cocok untuk setiap orang. Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika memilih jenis peeling yang kurang tepat, hasilnya mungkin tidak maksimal atau bahkan dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Karena itu, penting untuk memahami jenis-jenis chemical peel sebelum menjalani perawatan ini.
Apa Itu Chemical Peels?
Chemical peels adalah prosedur perawatan kulit yang menggunakan larutan kimia untuk mengangkat lapisan kulit mati di permukaan wajah. Proses ini membantu mempercepat regenerasi sel kulit sehingga kulit baru yang muncul biasanya terlihat lebih halus, cerah, dan sehat.
Menurut American Academy of Dermatology, chemical peeling dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit seperti:
Jerawat dan bekas jerawat
Hiperpigmentasi atau noda hitam
Kulit kusam
Garis halus dan kerutan
Tekstur kulit tidak merata
Informasi lengkap dapat dibaca di:
/younger-looking/chemical-peels
3 Jenis Chemical Peels yang Paling Umum
Secara umum, chemical peels dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kedalaman penetrasinya.
1. Superficial Peel (Peeling Ringan)
Superficial peel bekerja pada lapisan kulit terluar (epidermis). Jenis ini adalah yang paling ringan sehingga sering direkomendasikan untuk pemula.
Bahan yang umum digunakan antara lain:
Glycolic Acid
Lactic Acid
Salicylic Acid
Manfaatnya meliputi:
Mengangkat sel kulit mati
Mencerahkan kulit kusam
Membantu mengontrol minyak
Mengatasi jerawat ringan
Penjelasan ilmiah mengenai AHA dalam perawatan kulit dapat dibaca di:
/books/NBK547868/
2. Medium Peel (Peeling Menengah)
Medium peel bekerja lebih dalam dibandingkan superficial peel karena mampu mencapai lapisan dermis bagian atas.
Biasanya menggunakan bahan seperti:
Trichloroacetic Acid (TCA)
Manfaat medium peel antara lain:
Mengurangi bekas jerawat
Mengatasi hiperpigmentasi
Memperbaiki tekstur kulit
Mengurangi kerutan halus
Namun, masa pemulihan biasanya membutuhkan waktu beberapa hari karena kulit akan mengalami pengelupasan.
Referensi medis mengenai TCA peel dapat dilihat di:
/articles/PMC3560165/
3. Deep Peel (Peeling Dalam)
Deep peel adalah jenis chemical peel paling kuat karena bekerja hingga lapisan kulit yang lebih dalam.
Bahan yang digunakan biasanya:
Phenol peel
Manfaatnya antara lain:
Mengurangi kerutan dalam
Mengatasi kerusakan kulit akibat sinar matahari
Memperbaiki hiperpigmentasi yang berat
Namun, jenis ini memiliki waktu pemulihan yang lebih lama dan harus dilakukan oleh dokter berpengalaman.
Chemical Peel Berdasarkan Jenis Kulit
Memilih chemical peel yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Kulit Berminyak dan Berjerawat
Jika Anda memiliki kulit berminyak atau sering berjerawat, peeling dengan salicylic acid biasanya menjadi pilihan yang tepat.
Salicylic acid mampu menembus pori-pori dan membantu membersihkan minyak berlebih yang menjadi penyebab jerawat.
Kulit Kusam
Untuk kulit kusam, peeling dengan glycolic acid sangat efektif.
Bahan ini membantu mempercepat pergantian sel kulit sehingga kulit terlihat lebih cerah dan segar.
Kulit Sensitif
Kulit sensitif memerlukan peeling yang lebih lembut seperti:
Lactic acid
Mandelic acid
Jenis ini lebih ringan sehingga risiko iritasi lebih rendah dibandingkan peeling yang lebih kuat.
Kulit dengan Bekas Jerawat
Jika masalah utama Anda adalah bekas jerawat atau hiperpigmentasi, TCA peel sering direkomendasikan karena mampu bekerja lebih dalam untuk memperbaiki warna dan tekstur kulit.
Apakah Chemical Peels Aman?
Chemical peels umumnya aman jika dilakukan oleh dokter atau profesional yang berpengalaman. Namun, tetap ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi.
Beberapa efek yang bisa muncul antara lain:
Kemerahan
Kulit mengelupas
Sensasi perih sementara
Hipopigmentasi atau hiperpigmentasi
Karena itu, konsultasi sebelum treatment sangat penting untuk menentukan jenis peeling yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.
Selain itu, penggunaan sunscreen setelah chemical peel sangat penting karena kulit akan menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Kesimpulan
Chemical peels merupakan salah satu perawatan kulit yang efektif untuk memperbaiki berbagai masalah kulit seperti jerawat, noda hitam, kulit kusam, hingga tanda penuaan.
Namun, setiap jenis chemical peel memiliki fungsi dan kekuatan yang berbeda. Superficial peel cocok untuk perawatan ringan, medium peel efektif untuk bekas jerawat dan pigmentasi, sedangkan deep peel biasanya digunakan untuk masalah kulit yang lebih serius.
Dengan memilih jenis peeling yang tepat dan melakukan perawatan di klinik terpercaya, Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal sekaligus menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Baca Juga: